Selaksa Doa buat Mama

Tuhan, betapa kecewa hatiku saat ini, tak bisa mengucap ‘selamat’ langsung di hadapan Mama. Membawakan kue yang terhias cantik dan menunggunya mengucap rangkaian doa. Lalu melihatnya memadamkan lilin-lilin kecil yang rapi di sana. Aku tak bisa pulang, Tuhan. Kuliah ini menghambatku, sangat….

Tuhan yang baik hatinya.

Jika Kau perkenankan, tolong beri aku sayap. Agar aku bisa terbang menembus awan. Mengambil beberapa bintang untuk menyinari kilau kasih Mama. Agar aku bisa bertemu dengannya, melihat senyumnya yang mekar indah. Lalu mencium punggung tangannya.

Tuhan, ini untaian doaku untuk Mama… tolong bahagiakan dia, hapus sedih dan air matanya. Abadikan senyum indah dalam lekuk manis bibirnya. Jangan kau biarkan dia terpuruk dalam kecewa. Jaga Mamaku, Tuhan. Panjangkan umurnya. Agar dia bisa melihatku membahagiakannya. Beri aku kesempatan untuk mengukir senyum bangga itu lagi dalam kanvas hidupnya. Katakan padanya, aku sayang dia. Dia Mamaku, Tuhan.

Amin….

Ma, aku memang belum punya harta tuk membahagiakanmu, tapi aku punya doa yang selalu mengangkasa pada langit tanpa penyangga….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s